var id = "5e23c963b98ec891dd64185dad31bea41e95096f"; class="post-template-default single single-post postid-62 single-format-standard no-slider content-r" layout='2'>

Ulasan Tata Laksana

Pemuasan kebutuhan dan jalan dari semua organisasi-pemilik, tata usaha, karyawan, dan pelanggan. Tumpuan yang jelas bagi persekutuan dan proses yang betul untuk mengidentifikasi, mengembangkan, menghitung, dan membahas tujuan. Sehat menentukan keputusan organisasi nun berkaitan dengan kinerja persekutuan, kinerja tiap bagian di organisasi, dan kinerja individual.

Ketika mengumpulkan data guna analisa historis untuk mengatur prediksi tren, catatan dokumen sebagai reminder kejadian eksternal dan aktivitas yang kiranya mempengaruhi hasil Anda. Sehabis Anda mengidentifikasi katalis berarti yang terkait dengan matrik, maka Anda bisa menghasilkan laporan prediksi baru nun membantu menuntuk bisnis Dikau dengan informasi yang tajam.

Aktivitas bulanan dan gajah-gajahan wulan bisa jadi diakibatkan oleh tren musiman. Tren mingguan merefleksikan aktivitas yang konsisten pada hari-hari khusus dalam minggu. Kegiatan marketing dan sales khususnya dipengaruhi oleh tren harian, mingguan, bulanan, caturwulan, dan tahunan.

Memperoleh kejelasan akan harapan perusahaan lawan kinerja yang harus dicapai oleh individu dan group. Adanya sistem reward and punishment yang bersifat menyusun dan konsisten dalam persekutuan. Konsep reward and punishment dapat bermacam-macam dan bukan harus selalu berhubungan secara finansial. Sebaliknya, punishment bisa berupa tindakan disiplin seperti teguran, pemotongan gaji, dan pembatalan pemberian bonus tahunan. Pemberlakuan sistem reward and punishment ini hendaknya disikapi dengan hati-hati melalui bentuk penilaian yang adil & tidak subjektif sehingga bukan menimbulkan gejolak dalam organisasi. Pastikan untuk membandingkan rencana, tujuan dan tren poin pendek dan jangka berjarak.

Hasil evaluasi menjadi pedoman penentu keputusan terhadap action yang dilakukan selanjutnya. Dekrit dapat berupa langkah perbaikan, pemberian reward/punishment, melanjutkan unik kegiatan atau prosedur dengan telah ada, dan ratifikasi anggaran. Menerjemahkan visi & misi organisasi ke di tujuan dan hasil yang jelas dan dapat diukur yang menentukan keberhasilan & dipahami bersama oleh tiap orang dalam organisasi & pelanggan dan stakeholder. Dapat mengembangkan kapasitas pegawai nun berhasil dibidang kerjanya, rezeki training bagi yang berkinerja yang tidak baik, / penempatan yang lebih cocok.

Inilah demi dipahami oleh HR dan pemimpin lainnya untuk memencilkan kesalahan umum. Manajemen kompetensi ini mampu mengembangkan kapasitas karyawan yang berhasil dibidang kerjanya, memberikan pelatihan bagi yang mempunyai kinerja bukan baik dan menempatkannya serasi dengan kemampuan yang ia miliki. Mencatat dan mengakui hasil kerja seorang produsen, sehingga mereka termotivasi buat berbuat yang lebih cantik, atau sekurang-kurangnya berprestasi sama dengan prestasi yang dulu. Memberdayakan karyawan agar bisa memanajemeni kinerja dan prosedur pembelajaran mandiri.

Tags:  ,

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>